Menu

DERFAFU.BLOGSPOT.COM

DERFAFU.BLOGSPOT.COM

It's seem like the first time i saw you

Selasa, 25 Juni 2013 adalah hari dimana kita bertemu setelah beberapa minggu tak bertemu.Saat pertama kali melihatmu datang di depan rumahku,aku merasa tidak percaya apakah benar itu kamu,karena aku takut waktu dimana kita harus berpisah.Dan ternyata waktu untuk berpisah,waktu yang paling aku takuti itu datang juga.Aku merengek untuk melarangmu pergi,aku tahu kamu tak tega melihatku.Dalam hatiku juga bergelut antara bersikap tegar saat kamu tinggalkan atau harus merengek untuk kamu tinggal sebentar lagi.

Malam pukul 7 lebih kamu meninggalkanku dari rumah orangtuaku,sebelum kamu meninggalkanku kamu berkata “natar nangis lagi waktu aku tinggalin,tiba-tiba lari masuk rumah terus nangis, hahaha” J enggak kok aku nggak nangis sekarang sayaaaang ... sekarang aku nulis ini :D

Aku merasakan kehangatan yang kamu berikan padaku,aku merasa nyaman bila didekatmu,aku senang saat kamu mencubit hidungku,aku merasa seolah dunia ini berhenti berputar dan waktupun berhenti berdetak saat aku bersandar di pundakmu.Sungguh aku menikmati waktu kita bersama dalam beberapa jam ini.

Aku lega bahwa kehangatan yang kamu berikan itu mengisyarakan bahwa kamu tidak akan meninggalkanku hanya demi wanita lain yang tinggal bersama di kota yang kamu tinggali.Aku sudah bisa percaya bahwa kamu akan benar-benar menjaga hubungan kita dan tidak akan menghianati kepercayaanku. J
Tapi ini bukan berarti aku akan lengah membiarkanmu berhubungan dengan wanita lain,seperti dulu yang pernah aku lakukan,ahh sudah lah .. tak usah membahas kebodohanku haha ...
Hatiku berdebar ketika melihat kamu berada di depan teras rumahku,sama seperti waktu kita pacaran untuk kali pertama.

Love you so much honey :*

EPILOG :

Dulu kamu pernah selingkuh,kamu lebih memilih wanita lain daripada aku.Itu karena aku yang terlalu memperhatikan diriku sendiri tanpa memikirkan kamu,aku egois karena selalu ingin diperhatikan dan tidak pernah jujur padamu bahwa aku sungguh sangat sayang kamu,aku terlalu bodoh karena terlalu gengsi untuk mengatakan itu,maka dari itu kamu lebih memilih wanita lain dari pada aku.Aku juga bodoh karena tidak curiga dengan waktu yang kamu curi-curi untuk bertemu dengan wanita itu,aku terlalu terbuai dengan kepercayaan yang aku yakini bisa kamu jaga.Tapi dari situ aku bisa belajar bahwa “ada waktunya orang itu tidak bisa dipercaya,jadi berhati-hatilah”. J

No comments:

Post a Comment